Teknik Blokir File Exe Dan Script Di Drive

Menurut pengalaman saya saat ini pembuat virus rata-rata mengunakan file Executable (*.exe, *.scr; *.com;*.pif) dan file script (seperti *.vbs dan *.bat), nah supaya file-file tersebut tidak bisa anda jalankan oleh kita pada sutu drive dan termasuk pula pada Flashdisk sehingga Kompi kita tetap aman terkadang file virus tersebut menggunakan Icon Folder ataupun Office sehingga secara tidak sadar kita mengkliknya dan Virus pun aktif, nah berikut ada trick agar file tersebut tidak aktif.

Dengan teknik ini, anda dapat memblok semua file script dan executable dalam suatu drive, sehingga tidak ada kemungkinan salah menjalankan program / script yang menyamar seperti file data. Contohnya saat anda mencolokan flashdisk bervirus menjadi drive e, dan drive tersebut telah diblok script dan executablenya sebelumnya, maka sekalipun anda klik berulang kali file virus tersebut, tetap saja file virus tersebut tidak dapat dijalankan dan pesan yang muncul seperti gambar berikut ini :

Blokir1

Kekurangannya adalah teknik ini tidak pandang bulu semua file executable dan script non virus juga tidak dapat dijalankan, jadi berhati-hatilah !!!! Jangan sampai menset blokir di drive system Windows.

Caranya :

1. Buka Control Panel

Blokir2

2. Pilih Administrative Tools

3. Pilih Local Security Policy

4. Selanjutnya pilih Software Restriction Policies, klik kanan padanya pilih Create New Policies

Blokir3

5. Maka akan terbentuk beberapa object baru di samping kanan.

6. Pilih Additional Rules, dan klik kanan

7. Pilih New Path Rules, seperti gambar berikut ini :

Blokir4

8. Masukkan alamat drive yang ingin diblokir semua script dan executablenya, misalnya e:\, seperti gambar berikut ini :

Blokir5

Untuk Security Level, jika anda pilih Unrestricted berarti blokir terbuka dan semua file di drive tersebut dapat dijalankan, tetapi jika Disallowed maka semua file executable dan script tidak dapat dijalankan, hanya file data seperti doc, xls, jpg dan lain-lainnya yang dapat dijalankan secara normal.

Selanjutnya Appy dan OK.

Pada Kompi saya, semua drive untuk data dan flashdisk diblokir, hanya system windows dan CD rom yang dibiarkan terbuka, bahkan folder My Documents saya pun diblokir supaya jika ada file virus yang masuk ke sana, tidak akan dapat dijalankan, kecuali blokir ini dibuka terlebih dahulu, entah dengan mengubah properties path blokiran menjadi Unrestricted ataupun dengan menghapusnya dari system Local Security tersebut. Jadinya seperti gambar berikut ini :

Blokir6

Demikian tutorial ini semoga berguna. Jika kita gunakan secara luas maka teknik ini akan mematikan penyebaran banyak virus executable dan script (*.vbs, *.js, *.bat; *.hta; *.wsf dll), tetapi tidak menutup kemungkinan penyebaran virus macro dan virus html, karena file data seperti document word dan html tetap dapat bekerja.

Satu Tanggapan

  1. Bagus banget tulisanx.ilmu ku jadi bertambah lagi.thanks yah (-:

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: